Beranda » Nasional » Doa Pengantin Baru Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Sesuai Sunnah Rasulullah

Doa Pengantin Baru Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Sesuai Sunnah Rasulullah

Pernikahan, sebuah babak baru yang sakral dalam perjalanan hidup, bukan hanya perayaan cinta dua insan, tetapi juga ikatan suci yang mengawali sebuah keluarga. Dalam Islam, momen agung ini diiringi dengan berbagai anjuran dan , yang tak lain bertujuan untuk menghadirkan keberkahan dan kebahagiaan abadi bagi pasangan pengantin. Doa-doa ini menjadi semacam benteng , memohon perlindungan dan bimbingan dari Sang Pencipta agar bahtera rumah tangga senantiasa berlayar dalam ridha-Nya.

Memahami dan mengamalkan doa-doa ini bukan sekadar tradisi, melainkan wujud kepasrahan dan harapan tulus akan keharmonisan. Artikel ini akan mengupas tuntas , lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Mari menyelami makna di balik setiap lafal, berharap setiap pasangan dapat merasakan manisnya pernikahan yang diberkahi.

Pentingnya Doa dalam Pernikahan

Pernikahan adalah terpanjang, sebuah janji suci yang melibatkan dua jiwa dan dua keluarga. Dalam perjalanan ini, rintangan dan cobaan mungkin saja datang silih berganti. Doa menjadi senjata paling ampuh untuk menghadapi setiap tantangan, memohon kekuatan, kesabaran, dan petunjuk dari Allah SWT.

Doa bukan hanya sekadar ucapan lisan, melainkan cerminan hati yang tulus dan harapan yang mendalam. Dengan berdoa, pasangan pengantin menyerahkan segala urusan rumah tangganya kepada Allah, mengakui bahwa kebahagiaan sejati hanya datang dari-Nya. Doa juga menjadi pengingat bahwa di balik setiap keindahan pernikahan, ada tanggung jawab besar yang harus diemban.

Doa untuk Pengantin Baru dari Tamu Undangan

Sebagai tamu undangan, hadir di pernikahan sahabat atau kerabat adalah momen berbagi kebahagiaan. Selain memberikan ucapan selamat, melafalkan doa untuk pengantin baru adalah bentuk dukungan spiritual yang sangat berharga. Doa ini menjadi harapan tulus agar pasangan yang baru menikah diberkahi kebahidupan berumah tangga.

Doa ini juga menunjukkan kepedulian dan kasih sayang kepada kedua mempelai. Memberikan doa berarti turut serta mendoakan kebaikan bagi mereka, baik di dunia maupun di akhirat. Berikut adalah doa yang sering diucapkan saat menghadiri pernikahan:

Doa Umum untuk Pengantin Baru

Doa ini merupakan doa yang paling sering diucapkan oleh para tamu undangan, yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW. Doa ini mengandung harapan agar pernikahan pasangan diberkahi, diberikan kebaikan, dan dijauhkan dari keburukan.

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ

Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khoirin

Artinya: "Semoga Allah memberkahimu di waktu senang dan memberkahimu di waktu susah, serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan."

Doa untuk Keberkahan dan Keturunan

Selain doa di atas, ada juga doa yang lebih spesifik untuk memohon keberkahan dan keturunan yang saleh bagi pengantin baru. Doa ini menunjukkan harapan akan kelangsungan dan kebaikan rumah tangga mereka.

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَهُمَا فِيْ حَيَاتِهِمَا، وَاجْعَلْ ذُرِّيَّتَهُمَا ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً، وَارْزُقْهُمَا السَّعَادَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Allahumma barik lahuma fi hayatihima, waj’al dzurriyyatahuma dzurriyyatan thayyibatan, warzuqhumas sa’adata fid dunya wal akhirah.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah mereka berdua dalam kehidupan mereka, jadikanlah keturunan mereka keturunan yang baik, dan berilah mereka kebahagiaan di dunia dan akhirat."

Doa Pengantin Pria Saat Ijab Qabul

Momen ijab qabul adalah puncak dari seluruh rangkaian pernikahan. Pada saat ini, pengantin pria mengikrarkan janji suci di hadapan Allah SWT dan para saksi. Setelah ijab qabul selesai diucapkan, ada doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca oleh pengantin pria. Doa ini merupakan permohonan agar pernikahan yang baru saja dilangsungkan mendapatkan berkah dan kebaikan.

Baca Juga:  Doa Pernikahan Lengkap untuk Pengantin, Keluarga dan Tamu Undangan

Doa ini juga menjadi simbol penyerahan diri kepada Allah, memohon agar rumah tangga yang akan dibangun senantiasa dalam lindungan dan bimbingan-Nya. Membaca doa ini dengan penuh kekhusyukan akan menambah keberkahan pada awal perjalanan rumah tangga.

Doa Setelah Ijab Qabul

Setelah sah menjadi suami istri, pengantin pria dianjurkan untuk meletakkan tangan kanannya di ubun-ubun istrinya dan membaca doa berikut. Doa ini bertujuan untuk memohon keberkahan, kebaikan, dan perlindungan dari segala keburukan.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Allahumma inni as’aluka khoiraha wa khoira ma jabaltaha ‘alaihi, wa a’udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha ‘alaihi.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan istriku dan kebaikan dari perangai yang Engkau ciptakan padanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan istriku dan keburukan dari perangai yang Engkau ciptakan padanya."

Doa ini juga bisa ditambahkan dengan lafal berikut untuk memohon keberkahan dan kebaikan dalam rumah tangga:

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي أَهْلِكَ وَبَارَكَ لَكَ فِي مَالِكَ

Barakallahu laka fi ahlika wa baraka laka fi malika.

Artinya: "Semoga Allah memberkahimu pada keluargamu dan memberkahimu pada hartamu."

Doa Pengantin Baru Sebelum Berhubungan Suami Istri

suami istri dalam Islam bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan biologis, melainkan juga ibadah yang mendatangkan . Sebelum melakukan hubungan intim, pasangan suami istri dianjurkan untuk membaca doa. Doa ini memiliki makna mendalam, memohon perlindungan dari setan dan keberkahan agar hubungan yang dilakukan menghasilkan keturunan yang saleh.

Membaca doa ini menunjukkan kesadaran bahwa setiap aspek kehidupan, termasuk hubungan intim, harus selalu dalam koridor syariat dan melibatkan Allah SWT. Ini juga menjadi pengingat bahwa kebahagiaan dan keberkahan dalam rumah tangga datang dari-Nya.

Intim

Rasulullah SAW mengajarkan doa ini kepada umatnya untuk dibaca sebelum melakukan hubungan suami istri. Doa ini sangat penting untuk memohon perlindungan dari gangguan setan yang bisa merusak keharmonisan rumah tangga.

بِسْمِ اللهِ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Bismillah, Allahumma jannibnasy syaithana wa jannibisy syaithana ma razaqtana.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami."

Manfaat Doa Ini

Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari membaca doa ini, antara lain:

  • 1. Perlindungan dari Setan: Doa ini menjadi perisai dari gangguan setan yang selalu berusaha merusak hubungan suami istri dan keharmonisan rumah tangga.
  • 2. Keberkahan Keturunan: Apabila dari hubungan tersebut dikaruniai keturunan, maka anak yang lahir akan terjaga dari gangguan setan dan diharapkan menjadi anak yang saleh atau salehah.
  • 3. Menambah Pahala: Melakukan hubungan suami istri dengan niat ibadah dan diawali doa akan mendatangkan pahala dari Allah SWT.

Doa untuk Pasangan yang Sulit Punya Keturunan

Bagi pasangan yang telah menikah namun belum dikaruniai keturunan, ini bisa menjadi ujian kesabaran. Dalam Islam, memiliki keturunan adalah anugerah dan salah satu tujuan pernikahan. Namun, Allah SWT memiliki kehendak-Nya sendiri. Di saat-saat seperti ini, doa menjadi jembatan harapan, sebuah permohonan tulus kepada Sang Pencipta agar diberikan karunia keturunan yang saleh dan salehah.

Doa ini bukan hanya sekadar meminta, tetapi juga bentuk kepasrahan dan keyakinan bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Terus berusaha dan berdoa adalah kunci utama. Berikut adalah beberapa doa yang bisa diamalkan oleh pasangan yang mendambakan keturunan.

Doa Nabi Zakaria AS

Nabi Zakaria AS adalah contoh teladan dalam kesabaran dan ketekunan berdoa. Meskipun sudah berusia lanjut dan istrinya mandul, beliau tidak pernah putus asa memohon keturunan kepada Allah SWT. Doa beliau diabadikan dalam Al-Qur’an.

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Rabbi habli min ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka sami’ud du’aa’.

Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa." (QS. Ali Imran: 38)

Doa Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim AS juga berdoa memohon keturunan yang saleh. Doa beliau juga menjadi inspirasi bagi pasangan yang mendambakan anak.

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Baca Juga:  Apa Saja Pekerjaan CPNS? Daftar Formasi, Instansi, dan Bidang yang Dibuka 2026

Rabbij’alni muqimash sholati wa min dzurriyyati rabbana wa taqabbal du’aa’.

Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku." (QS. Ibrahim: 40)

Doa untuk Memohon Keturunan yang Saleh/Salehah

Selain doa para Nabi, ada juga doa umum yang bisa diamalkan untuk memohon keturunan yang saleh atau salehah.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yunin waj’alna lilmuttaqina imama.

Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqan: 74)

Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Ala Rasulullah

Membangun rumah tangga yang harmonis adalah impian setiap pasangan. Namun, perjalanan ini tidak selalu mulus. Ada kalanya badai datang menerpa. Rasulullah SAW, sebagai teladan terbaik, telah memberikan banyak petunjuk dan tips untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Mengikuti jejak beliau adalah kunci menuju kebahagiaan abadi.

Tips-tips ini bukan hanya sekadar anjuran, melainkan pondasi kuat yang akan membuat rumah tangga kokoh dan penuh berkah. Mari kita simak beberapa tips penting dari Rasulullah SAW.

1. Saling Menghormati dan Menghargai

Rasulullah SAW selalu mengajarkan untuk saling menghormati, baik kepada istri maupun suami. Beliau bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya." Menghargai pasangan berarti mengakui keberadaannya, mendengarkan pendapatnya, dan tidak merendahkan martabatnya.

Ini juga berarti menghormati perbedaan pendapat dan karakter. Setiap individu memiliki keunikan. Menerima dan menghargai perbedaan ini akan memperkuat ikatan batin.

2. Berkomunikasi dengan Baik

Komunikasi adalah kunci utama dalam setiap hubungan, termasuk pernikahan. Rasulullah SAW selalu berkomunikasi dengan istri-istrinya secara terbuka dan jujur. Beliau mendengarkan keluh kesah mereka dan memberikan nasihat dengan penuh kasih sayang.

Hindari menyimpan masalah sendiri. Bicarakan setiap hal yang mengganjal dengan pasangan. Komunikasi yang efektif akan mencegah kesalahpahaman dan mempererat hubungan.

3. Saling Membantu dalam Urusan Rumah Tangga

Rasulullah SAW tidak segan membantu istri-istrinya dalam urusan rumah tangga, seperti menjahit pakaian, membersihkan rumah, atau memerah susu kambing. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan rumah tangga adalah tanggung jawab bersama.

Saling membantu akan meringankan beban pasangan dan menumbuhkan rasa kebersamaan. Ini juga menunjukkan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih rendah atau lebih tinggi dalam rumah tangga.

4. Memberikan Perhatian dan Kasih Sayang

Memberikan perhatian dan kasih sayang adalah kebutuhan dasar setiap manusia. Rasulullah SAW selalu menunjukkan kasih sayang kepada istri-istrinya, baik melalui perkataan maupun perbuatan. Beliau tidak pernah pelit pujian dan selalu memberikan dukungan.

Perhatian kecil seperti menanyakan kabar, memberikan hadiah sederhana, atau sekadar memeluk bisa sangat berarti. Kasih sayang yang tulus akan membuat pasangan merasa dicintai dan dihargai.

5. Bersabar dan Memaafkan

Dalam setiap hubungan, pasti ada kesalahan dan kekhilafan. Rasulullah SAW mengajarkan untuk bersabar dan mudah memaafkan. Beliau tidak pernah membalas keburukan dengan keburukan, melainkan dengan kebaikan.

Sabar menghadapi kekurangan pasangan dan memaafkan kesalahannya adalah kunci keharmonisan. Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

6. Menjaga Kepercayaan dan Kesetiaan

Kepercayaan adalah fondasi utama dalam pernikahan. Rasulullah SAW selalu menjaga kepercayaan istri-istrinya dan tidak pernah berkhianat. Beliau mengajarkan pentingnya menjaga kehormatan dan kesetiaan.

Jaga setiap janji yang telah diucapkan. Hindari perbuatan yang bisa merusak kepercayaan pasangan. Kesetiaan akan memperkuat ikatan pernikahan dan menjadikannya langgeng.

7. Melakukan Ibadah Bersama

Melakukan ibadah bersama, seperti shalat berjamaah atau , akan mempererat ikatan spiritual pasangan. Rasulullah SAW sering shalat malam bersama istri-istrinya.

Ibadah bersama akan menumbuhkan rasa kedekatan dengan Allah SWT dan juga dengan pasangan. Ini akan menjadi sumber kekuatan dan keberkahan bagi rumah tangga.

8. Saling Mendoakan

Doa adalah senjata paling ampuh bagi seorang mukmin. Saling mendoakan kebaikan bagi pasangan akan mendatangkan berkah dan rahmat dari Allah SWT. Rasulullah SAW selalu mendoakan istri-istrinya dan keluarga.

Doakan pasangan agar selalu dalam lindungan Allah, diberikan kesehatan, rezeki yang halal, dan keturunan yang saleh atau salehah. Doa tulus akan memperkuat ikatan batin.

Tabel Doa Pengantin Baru: Ringkasan dan Keterangan

Untuk memudahkan dalam memahami dan mengamalkan doa-doa pengantin baru, berikut adalah ringkasan dalam bentuk tabel. Tabel ini mencakup doa-doa penting beserta konteks penggunaannya, teks Arab, latin, dan artinya. Semoga tabel ini bisa menjadi panduan praktis bagi setiap pasangan yang ingin mengawali atau menjaga keberkahan rumah tangganya.

Baca Juga:  Surat Al Maidah Ayat 48 Lengkap dengan Tafsir, Arti dan Kandungannya

Disclaimer: Teks Arab dan latin dalam tabel ini disajikan untuk memudahkan pembaca. Disarankan untuk merujuk pada sumber-sumber terpercaya untuk pelafalan yang lebih akurat. Arti doa dapat bervariasi sedikit tergantung pada terjemahan, namun esensi maknanya tetap sama.

No. Konteks Doa Teks Arab Latin Arti
1. Doa Tamu Undangan بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khoirin Semoga Allah memberkahimu di waktu senang dan memberkahimu di waktu susah, serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.
2. Doa Pengantin Pria Setelah Ijab Qabul اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ Allahumma inni as’aluka khoiraha wa khoira ma jabaltaha ‘alaihi, wa a’udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha ‘alaihi. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan istriku dan kebaikan dari perangai yang Engkau ciptakan padanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan istriku dan keburukan dari perangai yang Engkau ciptakan padanya.
3. Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri بِسْمِ اللهِ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا Bismillah, Allahumma jannibnasy syaithana wa jannibisy syaithana ma razaqtana. Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami.
4. Doa Nabi Zakaria AS untuk Keturunan رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ Rabbi habli min ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka sami’ud du’aa’. Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.
5. Doa Nabi Ibrahim AS untuk Keturunan رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ Rabbij’alni muqimash sholati wa min dzurriyyati rabbana wa taqabbal du’aa’. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.
6. Doa Umum untuk Keturunan yang Saleh/Salehah رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yunin waj’alna lilmuttaqina imama. Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

FAQ: Seputar Doa Pengantin Baru

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering muncul seputar doa pengantin baru, beserta jawabannya. Semoga bagian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif.

Apakah ada doa khusus untuk pengantin wanita setelah ijab qabul?

Tidak ada doa khusus yang secara eksplisit diajarkan untuk pengantin wanita setelah ijab qabul. Namun, pengantin wanita dapat berdoa secara umum untuk kebaikan rumah tangganya, memohon keberkahan, keharmonisan, dan keturunan yang saleh. Doa-doa yang dipanjatkan oleh pengantin pria setelah ijab qabul juga berlaku untuk kebaikan bersama.

Bolehkah doa pengantin baru diucapkan dalam bahasa Indonesia saja?

Tentu saja boleh. Berdoa dalam bahasa apa pun diperbolehkan, asalkan tulus dan khusyuk. Namun, melafalkan doa dalam bahasa Arab, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW, memiliki keutamaan tersendiri karena mengikuti sunnah. Jika kesulitan dengan bahasa Arab, memahami artinya dan berdoa dengan bahasa Indonesia yang tulus sudah sangat baik.

Kapan waktu terbaik untuk mendoakan pengantin baru?

Mendoakan pengantin baru bisa dilakukan kapan saja, terutama saat bertemu langsung dengan mereka di acara pernikahan. Waktu-waktu mustajab untuk berdoa, seperti setelah shalat wajib, di antara adzan dan iqamah, atau di sepertiga malam terakhir, juga bisa dimanfaatkan untuk mendoakan kebaikan bagi mereka.

Apakah doa pengantin baru hanya untuk yang baru menikah?

Tidak, doa pengantin baru tidak hanya untuk pasangan yang baru menikah. Doa-doa keberkahan dan keharmonisan rumah tangga, serta doa untuk keturunan, dapat terus diamalkan oleh setiap pasangan suami istri, terlepas dari berapa lama mereka telah menikah. Ini adalah bentuk spiritual untuk menjaga kebahagiaan rumah tangga.

Bagaimana jika ada pasangan yang tidak bisa memiliki keturunan secara alami, apakah doa tetap bermanfaat?

Doa tetap sangat bermanfaat dan penting. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Selain berdoa, pasangan juga dianjurkan untuk terus berusaha secara medis dan tetap berprasangka baik kepada Allah SWT. Doa adalah bentuk kepasrahan dan keyakinan bahwa Allah akan memberikan yang terbaik, mungkin bukan dalam bentuk keturunan biologis, tetapi dalam bentuk kebahagiaan dan keberkahan lain yang tidak terduga.

Pernikahan adalah anugerah besar dari Allah SWT, sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan bekal iman, kesabaran, dan tentu saja, doa. Doa-doa yang telah dipaparkan di atas bukan sekadar lafal, melainkan cerminan harapan tulus akan keberkahan dan kebahagiaan abadi. Mengamalkannya berarti menyerahkan setiap langkah rumah tangga kepada Sang Pencipta, memohon bimbingan dan perlindungan-Nya.

Selain doa, meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam berumah tangga juga menjadi kunci utama. Saling menghormati, berkomunikasi dengan baik, saling membantu, dan senantiasa memberikan kasih sayang adalah fondasi kokoh yang akan membuat bahtera rumah tangga berlayar dengan tenang. Semoga setiap pasangan pengantin baru diberkahi Allah SWT, dan rumah tangga yang dibangun menjadi sakinah, mawaddah, warahmah.